Cara Budidaya Cacing Sutra Paling Tepat untuk Pembisnis Sukses

Budidaya Cacing Sutra

budidaya cacing sutra
www.infopeternakan.com

Cacing sutra merupakan makanan hewan yang pada umumnya hidup diair terutama dari kelompok ikan. Dengan demikian, cara budidaya cacing sutra ini sangat bagus ketika dikembangkan, karena sangat banyak yang membutuhkan.

Terutama para pembudidaya ikan pada umumnya untuk penambah nafsu makan dan gizi pada ikan. Namun setelah banyak makanan ikan yang populer sekarang, budidaya cacing sutra ini semakin lama semakin sedikit.

Namun dengan demikian, tidak membuat budidaya cacing sutra tidak ada. Budidaya cacing sutra masih banyak dibutuhkan bahkan sudah mulai bermunculan lagi bisnis budidaya cacing sutra. Karena bagaimana pun cacing sutra tetap tidak terkalahkan untuk memancing nafsu makan ikan dan gizi ikan dari makanan ikan sekarang.

Cacing sutra ini laris dibeli oleh para pembisnis ikan, terutama ikan hias. Banyak juga dijual oleh para penjual ikan hias. Nama lain yang digunakan untuk menyebut cacing sutra adalah cacing rambut atau cacing darah dikarenakan bentuknya yang seperti rambut dan banyak, serta mempunyai warna merah seperti darah.

Cacing sutra mempunyai ukuran tubuh yang tergolong kecil. Hidup diperairan yang jernih kaya akan bahan organik, cacing ini juga hidup seperti semut yaitu membentuk koloni. Kandungan pada tubuhnya mempunyai 57% protein, serta 13% lemak, oleh karenanya komposisi ini sangat cocok untuk pakan ikan ternak atau ikan hias Anda. Termasuk dalam memberi vitamin pada sidat sangat baik jika diberikan dengan rutin.

Syarat Hidup Cacing Sutra

budidaya cacing sutra
blog.ub.ac.id

Cara budidaya cacing sutra yang pertama adalah menggunakan air yang baik guna agar hasil dan perkembangan cacing sutra Anda dapat memuaskan hasilnya. Disini akan saya sebutkan beberapa cara dan syarat air yang digunakan untuk cacing sutra :

  1. Memiliki pH sekitar 5.5 – 8.0
  2. Pastikan suhu udaranya jangan terlalu tinggi, berkisar antara 25 – 280 C
  3. Kandungan oksigen pada air sekitar 2,5 – 7,0 ppm
  4. Kebutuhan akan jumlah debit air tidak terlalu besar, mengingat ukaran cacing sutra sangat kecil.

Perkembang biakan pada cacing sutra tergolong sebagai hewan hermaprodit yang proses pembuahanya melalui telur telur kemudian berproses secara external. Kemudian telur telur tersebut akan dibuahi pejantan dalam beberapa waktu dan akan mengalami pembelahan menjadi dua, sebelum akhirnya menetas.

Manfaat Cacing Sutra

Pada umumnya cacing sutra hidup ditempat yang kotor, seperti di got, comberan, dan tempat perairan lainya yang sifatnya menggenang tenang. Cacing sutra mempunyai panjang tubuh maksimal 1 cm dengan diameter 0.5-1 mm. Manfaat dari cacing sutra pada umumnya adalah digunakan sebagai pakan ikan hias atau ikan pada umumnya.

Untuk cara budidaya cacing sutra sendiri tergolong rumit. Dikarenakan budidaya cacing sutra harus berada diair yang debitnya bergerak secara berterusan. Banyak manfaat dari cacing sutra, selain digunakan untuk pakan ikan bagi pembudidaya ikan. Cacing sutra juga salah satu pakan hewan yang mempunyai mutu yang tinggi.

Dapat digunakan sebagai pakan bibit ikan, udang besar(lopster), lele, dan budidaya belut. Jadi cara budidaya cacing sutra ini dapat Anda terapkan dirumah, guna untuk menjalankan bisnis dan membantu menghidupkan budidaya cacing sutra.

Jika diatas cacing sutra memberi menfaat untuk hewan yang diair, ternyata cacing sutra juga memberi manfaat pada hewan unggas. Seperti makanan untuk ayam petelur akan lebih sehat jika campuranya sebagian dari cacing sutra. Tidak hanya dari ayam, hewan lainya pun masih dapat mendapatkan manfaat dari cacing sutra untuk perkembangannya.

Cara Berkembang Biak Cacing Sutra

budidaya cacing sutra
www.duniaq.com

Cacing sutra termasuk golongan hewan hermafrodit (berkelamin ganda). Meskipun demikian, cara berkembang biak cacing sutra adalah dengan bertelur dan membutuhkan sperma dari cacing lainnya untuk membuahi sel telur sehingga bisa menetas.

Induk cacing yang dapat mengasilkan telur biasanya berusia 40 – 45 hari dengan jumlah telur 4 – 5 butir per induk. Waktu yang dibutuhkan untuk menetaskan telur cacing sutra adalah 10 – 12 hari. Jadi, daur hidup cacing ini dari mulai telur, menetas, kemudian menjadi dewasa, dan bertelur kembali membutuhkan waktu sekitar 50 -57 hari.

Meskipun habitatnya mengalami kekeringan, cacing sutra dapat bertahan hidup pada tempat tanpa air selama dua minggu. Seperti halnya hewan ini yang dapat hidup dilumpur yang kering.

Habitat Hidup Cacing Sutra

budidaya cacing sutra
http://marginalijos.blogspot.com

Habitat untuk melakukan cara bidudaya cacing sutra yang benar suatu hal yang sangat penting. Pada alamnya, cacing sutra hidup ditempat perairan yang tidak deras aliranya, yang mengkonsumsi bahan organik seperti nasi basi, atau sisa makanan dan sejenisnya dari sampah dapur.

Cara cacing sutra makan adalah dengan cara membenamkan kepalanya kedalam lumpur. Dan ekornya berada diatas permukaan air guna untuk bernafas ketika mencari makan didasar lumpur. Jadi untuk kalian yang ingin tau cara budidaya cacing sutra, Anda harus memerhatikan zat organik yang ada didalam lumpur, ini proses budidaya yang sederhana.

Dalam melakukan cara budidaya cacing sutra yang benar, Anda juga harus memerhatikan tinggi air pada kolamnya. Karena jika air pada kolam berlebihan, akan menyebabkan cacing mati dikarenakan cacing sutra juga membutuhkan oksigen dari luar. Dan jika air pada kolam terlalu sedikit, ini juga tidak baik, karena lingkungan kolam akan lebih cepat panas sehingga cacing sutra tidak dapat bertahan hidup.

Bibit Cacing Sutra

budidaya cacing sutra
plus.google.com

Untuk bibit cacing sutra sendiri, anda bisa mendapatkannya dengan mudah. Untuk mendapatkannya anda bisa membelinya di toko ikan hias ataupun pasar hewan, namun jika anda memiliki ladang ataupun sawah, anda juga bisa mencarinya di lumpur. Namun jika anda memilih untuk mengambil bibitnya secara langsung dari cacing sutra anda disarankan untuk mengambil bibit cacing yang berkualitas.

Adapun langkah jika anda ingin mendapatkan bibit cacing sutra secara langsung :

  • Perhatikan terlebih dahulu cacing sutra yang akan anda jadikan bibit, cacing sutra yang dijadikan bibit haruslah berkualitas dan memiliki daya tahan lama dengan ciri gumpalan cacing sutra menyerupai gumpalan rambuyt yang bergerak- gerak dengan cepat.
  • Pisahkan sebuah gumpalan dari gumpalan cacing sutra lainnya dan pindahkanlah ke dalam sebuah wadah yang telah diisi air bersih secukupnya.
  • Pemindahan cacing sutra ini bertujuan untuk mengkarantina agar terhindar dari berbagai macam bakteri ataupun logam yang terkandung di dalamnya.
  • Proses pengkarantinaan ini dianjurkan selama kurang lebih 2 hingga 3 hari dan selama proses karantina usahakanlah agar wadah cacing sutra selalu dialiri oleh air bersih dengan volume air yang kecil.
  • Anda cuga harus memastikan bahwa kondisi air yang anda alirkan memiliki tingkat kadar oksigen yang cukup.
  • Apabila kadar oksigen kurang anda dapat memasang alat aerator untuk menambah oksigen dalam air.

Pemidahan Bibit Cacing Sutra

budidaya cacing sutra
www.youtube.com

Dalam cara budidaya cacing sutra anda juga harus melakukan pemindahan bibit yang telah anda karantina sebelumnya. Bibit yang sudah siap dibudidayakan bisa langsung anda pindahkan dalam media budidaya yang telah anda siapkan sebelumnya.

Adapun cara pemindahan yang tepat dan benar agar cacing sutra anda tidak mati dalam tahap pemindahannya :

  • Untuk melakukan pemindahan bibit cacing sutra anda harus melakukannya secara hati- hati karena cacing sutra mudah stress.
  • Lakukan pemindahan bibit cacing sutra menggunakan alat seperti sendok ataupun jarring ikan kecil.
  • Disarankan anda tidak memindahkan cacing sutra dengan tangan, karena suhu pada tangan anda dapat mempengaruhi kegagalan dalam budidaya cacing sutra anda.
  • Lakukan pemindahan bibit dengan cepat dan jangan mengulur waktu agar bibit tidak stress dan cepat mati.

Perawatan Cacing Sutra

budidaya cacing sutra
http://ods-farm.blogspot.com

Langkah terpenting dalam cara budidaya cacing sutra adalah perawatan. Perawatan ini akan menentukan hasil dari budidaya cacing sutra anda dan perawatan yang tepat dan dilakukan dengan benar akan menghasilkan cacing sutra dengan kualitas yang baik.

Berikut adalah langkah sederhana dan baik yang dapat anda aplikasikan dalam membudidayakan cacing sutra anda :

  • Langkah pertama dalam perawatan cacing sutra adalah, perhatikanlah selalu debit air yang mengalir pada media budidaya.
  • Untuk debit yang mengalir usahakan pada kisaran 5 hingga 7 cm, usahakan debit yang mengalir tidak lebih dan tidak kurang agar cacing dapat hidup dan berkembang biak dengan baik.
  • Dengan debit air yang baik untuk mengaliri media, maka kondisi oksigen dalam airpun akan terjaga dan usahakan air tidak tercemari oleh bahan- bahan kimia agar hasil panen anda berkualitas baik

Makanan Cacing Sutra

budidaya cacing sutra
http://acravan.blogspot.com

Selain memperhatikan air pada media budidaya, anda juga harus memerhatikan pola makan ketika Anda sedang mempelajari cara budidaya cacing sutra yang baik, hal ini tidak hanya untuk pemula. Sama seperti halnya jika anda memelihara hewan, maka anda harus member makan pada cacing sutra anda. Untuk makanan cacing sutra berbeda jika anda memelihara ikan ataupun hewan peliharaan.

Butuh bahan ataupun komponen khusus yang harus anda berikan. Agar cacing sutra dapat ternutrisi dengan baik maka anda harus menyediakan bahan- bahan organic dan akan lebih baik jika itu sudah difermentasikan.

Dan berikut adalah makanan cacing sutra yang dapat anda berikan untuk cacing sutra anda :

  • Untuk bahan organik yang difermentasikan adalah bahan organik yang sudah memiliki tekstur yang lembek dan mudah hancur. Ini bertujuan untuk meningkatkan kandungan nutrisi pada bahan organik yang sangat dibutuhkan oleh cacing sutra.
  • Anda juga bisa memberikan ampas tahu untuk makanan cacing sutra anda, ampas tahu memiliki banyak sekali protein serta jamur yang sangat baik untuk nutrisi cacing sutra dan pastikan bahwa ampastahu sudah difermentasi dan memiliki tekstur yang lembek. Anda juga bisa menambahkan tepung ikan yang mudah di dapatkan di pasaran dan harganya juga lebih murah serta lebih praktis.
  • Makanan fermentasi ini dapat anda berikan hingga budidaya cacing sutra sudah memasuki usia 10 hingga 12 hari setelah pemindahan berlangsung.
  • Agar cacing sutra anda melimpah ketika dipanen, anda bisa menambahkan kotoran ayam yang sudah difermentasi terlebih dahulu dan makanan tambahan seperti sawi yang juga sudah di hancurkan dan difermentasi terlebih dahulu.

Cara Panen Cacing Sutra yang Bagus

budidaya cacing sutra
http://petanismart01.blogspot.com

Jika Anda mengikuti prosedur yang ada di artikel ini, kemungkinan besar cara budidaya cacing sutra Anda akan mengalami waktu panen yang baik dan menguntungkan. Pemanenan dapat Anda lakukan dua minggu sekali, dengan cara memakai serokan yang lembut atau bahan yang tidak tajam agar tidak melukai cacing sutra.

Jika sudah diambil dari kolam, letakan cacing sutra didalam ember kemudian tutup kurang lebih 6 jam ditempat yang gelap, sehingga cacing akan membentuk gerombolan yang kemudian diambil dengan tangan. Dan siap dipindakan atau dijual belikan.

Add a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *